Cara Mendaki Gunung Yang Aman Saat Musim Hujan

https://www.halolibur.com/2020/01/cara-mendaki-gunung-yang-aman-saat-musim-hujan.html
Dokumentasi Hiking Gunung Ijen Banyuwangi
Aktivitas mendaki gunung sedang trend dalam beberapa dekade terakhir. Pendaki gunung mulai dari anak kecil sampai yang sudah umur tua juga sering ditemukan pada area pendakian. Sesama pendaki kita saling berkomunikasi baik dalam forum-forum tentang pendakian maupun komunikasi secara langsung ketika pendakian berlangsung. Bertemu dengan orang baru dan menghilangkan stres beban pekerjaan atau pendidikan merupakan beberapa tujuan aktivitas ini dilakukan. Tidak heran pertemanan yang berlangsung saat mendaki menjadi aktivitas penambah teman dan juga tidak jarang para pendaki saling bertemu dengan jodoh. Pada kali ini saya akan memberikan cara mendaki gunung yang aman saat musim hujan datang.

Bagi pendaki yang memiliki banyak pengalaman mendaki, musim hujan bukanlah hal yang mereka sepelekan. Persiapan yang baik merupakan kunci sukses untuk menaklukan gunung saat musim hujan. Kira-kira persiapan apa saja yang wajib pendaki lakukan saat mendaki gunung pada musim hujan.

Olah Raga dan Konsumsi Makanan Sehat
olah raga dengan jogging rutin sekitar 30 menit setiap hari sangat bagus bagi beberapa sistem tubuh seperti sistem jantung, paru dan ketahanan tubuh. Kegiatan olah raga ini memberikan dampak baik bagi kesehatan tubuh dan meningkatkan daya tahan tubuh meningkat. Secara logika kegiatan mendaki akan menguras energi yang besar dan oksigen sebagai bahan bakarnya. Jika sistem jantung sebagai alat yang memompa darah menuju semua bagian tubuh dan paru-paru sebagai alat pernapasan untuk memasukan oksigen dari alam ke tubuh tidak sehat maka kejadian terburuk saat mendaki akan terjadi. Apalagi cuaca ekstrim seperti hujan melanda maka kejadian hipotermi dan hipoksia jaringan merupakan momok besar bagi pendaki.

Selain olah raga untuk melatih tahanan tubuh, makanan juga faktor penting sebagai energi dan kesehatan. Saya menyarankan konsumsilah makanan sesuai dengan anjuran gizi nasional ialah  4 sehat 5 sempuran (makanan pokok, lauk pauk, sayur-sayuran, buah buah + susu). Untuk mencukupi gizi dengan patokan gizi nasional tidak sulit dan tidak mahal jika kita tinggal di Indonesia, hanya saja kemauan dan kesenangan kita sebagai masyarakat Indonesia dalam konsumsi fast food yang masih tinggi. Saran saya hindari fast food dan beralih makanan “4 sehat 5 sempurna” selama 1 bulan sebelum pendakian dimulai.

Olah raga dan konsumsi makanan sehat haruslah dilaksanakan secara bersamaan demi mencapai kesehatan yang optimal dan berat badan ideal. Jika olah raga intens tanpa diiringi nutrisi yang cukup maka orang tersebut akan mengalami kurus, ataupun sebaliknya akan membuat kalian gemuk. Sehingga kedua tips ini harus dijalankan secara bersamaan.

Peralatan Waterproof
Memilki barang-barang anti air atau biasa disebut waterproof wajib dipersiapkan sebelum aktivitas mendaki dimulai. Aktivitas pendakian pada musim hujan cuacanya tidak dapat diprediksi, ketika pagi cuaca cerah namun pada siang atau sore bisa hujan lebat atau sebaliknya. Oleh karena itu beli atau sediakan barang-barang wajib mendaki yang aman dibawa saat dilanda hujan. Di bawah ini beberapa list barang wajib aktivitas saat musim hujan :
  • Jas Hujan
  • Tas carrier dan coverbag waterproof
  • Tenda dome serta flysheet waterproof
  • Pakaian pengganti berbahan katun karena mudah cepat kering
  • Sepatu gunung waterproof
  • Jaket khusus bagi pendaki
  • Kaca mata renang
  • Tongkat pendaki gunung
  • Senter
  • Plastik transparan atau sarung hp waterpoorf
  • Dan peralatan wajib mendaki gunung lain nya

Mendaki ketika kondisi cuaca baik dan Hindari mendaki saat malam hari
Mulailah pendakian dalam keadaan cuaca terbaik menurut sobat dan hindari perjalanan cuaca semakin buruk ketika dalam perjalanan. Jangan pernah gengsi untuk kembali ke basecamp untuk menghindari cuaca ektrim seperti badai atau hujan lebat ataupun bencana alam terjadi seperti longsor atau gempa bumi. Mendaki pada malam hari juga meningkatkan resiko terjadinya hipotermi, tersesat dan kecelakaan karena lapang pandang mata semakin sempit karena sehu semakin dingin, gelap atau kabut tebal.

Mendaki dalam Kelompok Kecil
Mendaki pada musim hujan sobat bisa saja mendaki dalam suasana hujan lebat, petir, atau trek yang becek sehingga memerlukan energi yang ekstra dibandingkan musim kemarau. Oleh karena itu mendakilah dalam kelompok kecil dengan jumlah kelompok maskimal 5 orang supaya sobat tidak terlalu lambat dalam perjalanan ke tujuan. Prinsip mendaki dalam suasana ini ialah jangan tergesa-gesa dan tidak lambat perjalan karena saling menunggu teman saat pendakian. Kelompok tidak boleh berpencar atau berjalanlah dengan ritme teman yang bergerak lambat. Jika sobat mebawa banyak teman saat mendaki disarankan dengan memecah menjadi kelompok kecil dengan setiap kelompok memiliki navigator dan jumlah kekuatan kelompok seimbang.

Tips Mendirikan Tenda
Musim hujan rawan terjadinya badai dan petir maka persiapkan tenda dan pancak yang sesuai supaya tenda tidak mudah terbang dan dapat melindungi sobat dari terjangan hujan dan badai. Buatlah parit disekelilingi tenda sobat dan buatlah sistem aliran air yang baik supaya luapan air hujan tidak menggenang dalam tenda. Hindari mendirikan tenda di tanah lapang atau dibawah pohon paling tinggi disana karena akan beresiko tersambar petir. Pilihlah dibawah pohon dengan panjang pohon yang lebih pendek dibandingkan pohon disekitarnya.

Menjaga Suhu Tubuh Supaya Hangat
Puncak gunung selalu dingin pada sore menjelang malam, apalagi dalam kondisi musim hujan. Maka pendaki wajib membawa jaket dan cemilan yang tinggi kalori supaya sistem pembakaran dalam tubuh tinggi sehingga suhu tubuh yang sebagai produk hasil pembakaran dapat terjadi. Dengan begitu kejadian hipotermia dapat dihindarkan. Jangan pernah mendaki dalam keadaan tubuh yang sedang tidak fit atau demam, karena tindakan tersebut dapat mengakibatkan fatal bagi kesehatan dan nyawa. Beberapa cara mengatasi hipotermi saat mendaki gunung :
  • Ganti Pakaian basah dengan pakaian kering
  • Masuk dalam tenda atau dan menggunakan selimut aluminium foil
  • Gunakan penghangat badan seperti jacket, kaos kaki, sarung tangan, kupluk, seleeping bag
  • Jika memungkinkan buatlah api unggun
  • Berikan minuman hangat atau makanan tinggi kalori (cokelat atau cemilan manis)
  • Tetap bergerak dan sadar
  • Jangan biarkan perut kosong tetap jaga dalam kondisi terisi
  • Skin to skin contact, cara ini adalah pilihan terakhir dan lakukan sesuai etika dalam melakukan cara ini

Pilihlah Lokasi Pendakian dan Jalur trek tidak ekstrim
Persiapkan jauh sebelum pandakian spot mendaki yang dipilih dan jalur trek yang dilewati supaya meminimalisirkan trek yang dilalui karena pada musim hujau trek perjalanan akan semakin licin dan becek sehingga meningkatkan resiko terjatuh dan kecelakaan.

Minta ijin dan Berdoa
Mintalah restu dari keluarga terdekat dan memberikan kabar kepada mereka supaya perjalanan mendaki sobat aman. Berdoa pada TUHAN supaya perjalanan sesuai diselamtkan dan tujuan pendakian yang sobat lakukan dapat diraih.

inilah beberapa cara mendaki gunung yang aman saat musim hujan, semoga bermanfaat bagi sobat saat mendaki.

0 Response to "Cara Mendaki Gunung Yang Aman Saat Musim Hujan"

Post a Comment

kritik dan saran

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel