Wisata Pura Tanah Lot dengan Keindahan Sunset Batu Bolong - Tabanan, Bali


Sunset Batu Bolong, Tanah Lot
“Halo” liburan akhir pekan telah datang, tepat hari ini minggu 7 juli 2019 aku berniat untuk mengeksplore destinasi wisata di Kabupaten Tabanan Bali. Tempat wisata terhits, terkece, terkeren dan Instagramable menjadi landasan pilihannya. Dari semua hasil searching di google, aku menemukan objek wisata “Pura Luhur Tanah Lot” sebagai lokasi wisata paling direkomendasikan.

Pura Tanah Lot tidak asing terdengar bagi kalangan wisatawan lokal maupun intenasional dan kita dapat lihat sepanjang mata memandang turis lokal dan turis luar menikmati suasana pantai sambil memandang cahaya jingga dari arah terbenam matahari.

Pura Luhur Tanah Lot 

Bali terkenal dengan kentalnya adat, budaya dan agama yang dibalut sedemikan rupa dalam satu kesamaan. Adapun sepenggal cerita dari Pura Tanah Lot ialah dimana dulu datang seorang pertapa bernama Dang Hyang Nirartha didaerah tersebut, awalnya ditentang oleh penguasa tanah pada saat itu karena diyakini dapat menyebarkan Hindu sehingga meninggalkan agama nenek monyangnya. Sang pertapa dengan kesaktiannya memindahkan gumpalan tanah besar teman dia bertapa ke tepi pantai, penguasa tanah yang mendengar akan kesaktian sehingga mulai menerima Dang Hyang Nirartha sebagai salah satu diantara mereka. Sebelum pertapa meningkan tanah bertapa dia meninggalkan satu keris dan sehelai selendang hitam putih yang dipercaya dapat mensejahterakan warga dengan melindungi hasil panen dari wabah penyakit.

Dari cerita singkat kemudian tanah bertapa yang berada di tepi pantai beridirilah Pura tempat umat hindu melakukan ritual agama. Dan selendang hitam putih tersebut diyakini oleh warga setempat bertranspormai menjadi ular hitam putih.

Pada tanggal tertentu seperti odalan atau acara kebesaran umat Hindu pengunjung Pura Luhur Tanah Lot dapat melihat proses berjalannya ritual agama yang sakral diselimuti budaya Bali yang kental. Karena liburan aku tanpa terencana jadi tidak dapat menyaksikan upacara keagamaan umat Hindu tersebut.

Back to my little story, Tanah Lot sudah lama aku impikan karena terakhir aku mengunjunginya sekitar 4 tahun yang lalu ketika aku pertama kali menginjak tanah Bali. Explore destinasi ini tidak aku rencanakan karena pada hari yang sama aku masih memiliki tanggung jawab sebagai mahasiswa, walaupun pada hari itu minggu. Karena jiwa petualang dan juga sedang tidak ada tugas yang dikerjakan maka kami mencoba mencari tempat hiburan setelah letih seharian mengurusi tugas kewajiban, pilihan kami jatuhlah pada Tanah Lot.

Bermodalkan sepeda motor, uang 150 ribu dan handphone, aku sampai di tempat lokasi wisata. Bagi pengunjung yang tidak tahu jalanan Bali khususnya Tabanan dapat menggunakan google map. sepanjang jalan menuju Tanah Lot jalanan mulus berlapiskan aspal dan juga tersedia pom bensin.

Perjalanan kami tempuh sekitar 30 menit dari titik awal RSUD Tabanan ke lokasi objek wisata. Diperjalanan kami tidak memiliki kendala dan berjalan mulus. Pada saat masuk pintu gerbang lokasi wisata kami dikenakan biaya tiket masuk Rp. 20.000 /orang wisatawan lokal dan biaya parkir motor Rp. 3.000. Tempat parkir sangat luas dan aman dari pencurian helm bagi yang membawa motor. Disana juga tersedia pos informasi dan juga penjaga/pengaman sehingga membuat pelancong merasakan aman.

Dari lokasi parkir sampai menuju Pura Luhu Tanah Lot berjejeran banyak toko-toko berjualan pernak pernik, aksesoris, baju, lukisan dan lainya yang bisa dijadikan barang oleh-oleh. Sepanjang jalan itu juga tersedia banyak warung makan ataupun restoran dengan bermacam ragam menu andalan mereka demi menarik tamu pengunjung.

Gapura Pura Tanah Lot & Pelancong

Pintu check-in dan petugas mengecek keaslian tiket kami lalu dimulailah otot-otot kaki bekerja menuju lokasi Pura dengan berjalan setapak. Jarak dari pintu gerbang ke pura sekitar 15 menit berjalan santai sambil menikmati pernak pernik khas Bali yang dijual. Sesampainya digerbang masuk kita bisa melihat pura dari dekat atau dari jauh. Tetapi aku kemarin hanya menikmati keindahan pura dari jarak jauh, karena kami datang kesorean dan segera mengejar sunset dibelakang batu bolong.

Sambil berfoto-foto dan menikmati suasana sunset datang seorang bli dengan menawarkan pertunjukan tari kecak disalah satu restaurant yang juga merupakan bagian dari Tanah Lot. Semenjak 5 tahun di Bali sebagai mahasiswa disalah satu universitas negeri, karena kesibukan perkuliahan dan perkoasan sehingga ikonik bali “Tarik Kecak” belum pernah aku tonton secara langsung. Akhirnya kami membeli tiket masuk pertunjukan Tari Kecak dengan kisah cinta Sita dan Rama seharga Rp. 100.000.

Kecak Dance

Setelah terbenam matahari terbentuklah senja dan kami menuju lokasi tari kecak dan menghabiskan waktu pertunjukan sekitar 2 jam. cakcak kecak kecak Menurut aku tariannya sangat bagus dengan  cerita cinta Sita dan Rama yang menarik. Hanoman salah satu wayangnya sangat pintar menarik perhatian penonton, Kijang Emas dengan gerincing-gerincing kaki nya sangat lucu dan Sita dijadikan hanya satu-satunya wanita cantik dalam pertunjukan. Begitulah beberapa wayang yang masih berkesan bagiku. Setelah selesai pertunjukan penonton bisa melakukan sesi foto dengan para wayang dan pelakon tari kecak.

Pura Luhur Tanah Lot sangat ideal sebagai tempat berakhir pekan dengan gebetan ataupun kelurga yang penting jangan sama mantan. Dari segi keamanan sangat aman dan nyaman dan juga tersedia banyak post informasi bagi pelancong tersesat “aku pikir sih tidak mungkin”. Dari segi fasilitas tersedia parkir, warung makan atau restoran, toko oleh-oleh, mini market sangat bagus dengan pengelolaan yang baik.

Bagian pariwisata pelancong atau turis dapat menikmati keindahan Pura Tanah Lot dari jarak dekat atau jauh, dapat berfoto dengan backgroand sunset dibelakngi batu bolong, berfoto diatas karang pinggir laut dan juga bisa menikmati tarian kecak. Jika kamu beruntung masuk kedalam pura dan melihat si luar hitam putih bentuk transformasi selendang pertapa.

Satu lagi bonus karena wisatawannya tidak hanya dari dalam kota juga dari mancanegara maupun luar kota, kamu bisa melihat kecantikan wanita dari seluruh penjuru dunia. Jika kamu beruntung dapat berkenalan dengan salah satu diantara mereka.

Bagaimana sekarang apa sudah terbayang menghabiskan liburan minggu depan kemana atau punya rencana liburan di Bali, Tanah Lot salah satu lokasi destinasi wajib kamu kunjungi.

Keep enjoy your holiday, salah libur

10 Responses to "Wisata Pura Tanah Lot dengan Keindahan Sunset Batu Bolong - Tabanan, Bali"

  1. Ngumpulin dana nih buat wisata ke bali

    ReplyDelete
  2. Dulu pernah mampir ke Tanah Lot baru sampai lokasinya, eh hujan deras. Jadi nggak bisa menikmati indahnya Tanah Lot waktu itu. Jadi pengen kesana lagi

    ReplyDelete
  3. Wah sangat menarik memang tidak salah dijuluki dengan pulau dewata dengan membaca artikel ini jadi pingin liburan kebali lagi..salam dari POJOKNYANTAI

    ReplyDelete
  4. lagi punya rencana ke Bali, nanti mampir ke sini lah wkwkw

    ReplyDelete
  5. Tanah Lot & Tari Kecak emang keren, pengen balik kesana lagi rasanya

    ReplyDelete
  6. Baguuss bli artikelnya
    Suksma infonyaa

    ReplyDelete

kritik dan saran

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel